Dilarang Membuang Sampah Sembarangan?

Dilarang Membuang Sampah Sembarangan
Sumber : Freepik

Dilarang membuang sampah sembarangan. Dilarang membuang sampah di sini. Buanglah sampah pada tempatnya. 

Ketiga kalimat tersebut merupakan sebuah kalimat yang selalu kita jumpai di manapun kita berada. Sebuah kalimat yang semenjak kecil selalu ditanamkan sedalam mungkin di dalam hati sanubari. Sebuah kalimat yang tidak henti hentinya keluar dari setiap orang yang sadar dan peduli terhadap lingkungan. Berharap orang yang mendengarnya pun tertular oleh kalimat ini.

Namun sayangnya, kalimat tersebut hanyalah menjadi sebuah kalimat biasa. Sebuah kalimat yang tidak lebih dari slogan semata. Sebuah kalimat yang ketika diucapkan maka hanya masuk melewati kuping kanan dan dalam waktu sekejap langsung keluar melewati kuping kiri dengan kecepatan cahaya tanpa ada yang tersisa sedikitpun. Bahkan mungkin bisa jadi kalimat tersebut tidak masuk ke dalam pikiran orang yang acuh dan tidak peduli.

Umumnya pola masyarakat yang kurang sadar akan kebersihan lingkungan berasal dari negara negara berkembang. Kurangnya pendidikan yang cukup dan minimnya sosialisasi terhadap apa itu sampah dan bagaimana relevansi dan urgensinya terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan bisa menjadi salah satu faktor mengapa orang orang masih melakukan ‘kejahatan’ lingkungan tersebut.

Dilarang Membuang Sampah Sembarangan
Sumber : https://www.kompasiana.com/image/iqvalfebriyan/5a1bcfa3888adf243b2cddd2/sampah-di-sekitar-kita

Akan tetapi...

Akan tetapi tingkat pendidikan yang tinggi pun tidak menjamin seseorang akan terbebas dari perbuatan ‘kejahatan’ lingkungan tersebut. Bahkan bisa jadi anak usia SD bisa jauh lebih memahami kalimat persuasif “Dilarang membuang sampah sembarangan” dibandingkan mereka yang secara usia dan tingkat pendidikan sudah jauh lebih superior dibandingkan anak usia SD.

Akan tetapi pola pikir tidak dapat ditentukan dari dua variabel tersebut. Ya pendidikan dan usia. Banyak orang di luar sana yang secara usia dan pendidikan bisa disebut lebih dari cukup, namun masih tidak dapat memahami esensi dari kalimat “Dilarang membuang sampah sembarangan”. Padahal jika melihat dari susunan kalimat, tidak ada kata kata yang sifatnya tersirat. Semua penyampaiannya jelas dan lugas. Dikemas dan disusun dari empat kata sederhana, berharap semua orang dapat langsung  memahami ketika dibaca sekali. Namun sayang seribu sayang, masih ada saja orang yang tidak dapat memahami kalimat sederhana tersebut.

Wahai kalian pembuang sampah semabarangan, apakah kalian tidak peduli terhadap generasi yang akan mendatang? Apabila yang kalian tinggalkan bukanlah sesuatu yang berharga dan dapat membawa manfaat. Melainkan tidak lebih dari sekedar sampah bekas yang pernah kalian gunakan dulu, berlalu lalang di pinggiran jalan, tanpa pernah tahu kapan alam dapat mengurainya.

Semoga dari tulisan sederhana ini, bisa menjadi trigger untuk orang orang di luar sana yang masih melakukan ‘kejahatan’ lingkungan tersebut. Aaaminn

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp