Gempar, Inilah Tragedi Pencemaran Lingkungan Terburuk Di Dunia!!

Pencemaran lingkungan
Credit : Freepik

Sepanjang sejarah umat manusia modern, terdapat beberapa tragedi yang membuat gempar seluruh dunia. Salah satunya adalah tragedi pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan hidup ini membawa dampak yang amat besar bagi ekosistem yang terlibat di dalamnya, baik itu manusia, hewan, tumbuhan, dan kondisi alam sekitar. Tidak jarang tragedi yang telah terjadi puluhan tahun silam masih membawa dampak yang buruk bagi kehidupan orang orang di sekitar tempat tragedi berlangsung.

 

Dalam artikel kali ini, elgie.id sudah merangkum beberapa tragedi pencemaran lingkungan hidup terburuk yang pernah terjadi. Yuk check this out guys 🙂

1. Tragedi Chernobyl, Ukraina

Tragedi Chernobyl Pencemaran Lingkungan
Credit : britannica.com

Kamu pasti pernah mendengar tragedi ini meskipun hanya sekilas. Ya, tragedi chernobyl merupakan salah satu tragedi pencemaran lingkungan terburuk yang pernah terjadi di dunia. Bagaimana tidak, salah satu pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Chernobyl yang terletak di kota Pripyat, Ukraina mengalami ledakan. 

 

Tragedi ini terjadi pada tanggal 26 April 1986. Sekitar 1.000 ton nuklir dari salah satu reaktor terbakar, dan diperkirakan jumlah radiasi yang dilepaskan 400 kali lebih banyak dibandingkan dengan bom atom yang dijatuhkan di kota Hiroshima, Jepang. Akibat dari ledakan ini menyebabkan lepasnya partikel partikel yang memiliki sifat radioaktif ke atmosfer bumi. Lepasnya partikel partikel tersebut membawa dampak yang buruk ke wilayah yang berbatasan langsung dengan Ukraina, Rusia, Belarusia, dan sejumlah negara negara yang berada di Eropa Utara.

 

Akibat dari ledakan nuklir tersebut membawa dampak yang sangat massive bagi kehidupan ekosistem sekitar. Menurut New York Times, terdapat beberapa burung yang mengalami cacat fisik, pohon yang tumbuh secara lambat, dan ada beberapa hewan yang terdeteksi kandungan radiasi yang berbahaya dalam tubuh mereka. Ilmuwan juga memperkirakan bahwa zona di sekitar pabrik tidak akan dapat pernah dihuni lagi selama kurang lebih 20.000 tahun mendatang.

2. Kebocoran Pabrik Kimia Bhopal, India

Dampak zat kimia bagi tubuh
Credit : indiatimes

Tragedi kebocoran pabrik kimia Bhopal, India yang terjadi pada tanggal 3 Desember 1984 merupakan tragedi pencemaran lingkungan terburuk di dunia. Kebocoran ini berasal dari pabrik kimia Union Carbide milik Amerika Serikat yang memproduksi produk pestisida. Tercatat sebanyak 40 metric ton gas metil isosianat (MIC) bocor dan mencemari wilayah sekitar pabrik.

 

Dari kejadian ini, sebanyak  4.000 orang meninggal seketika, dan bertambah sebanyak 15.000 di minggu minggu selanjutnya. Kemudian yang lebih mengkhawatirkan adalah dampak penyakit kronis yang diderita oleh hampir 500.000 orang penduduk selama kurang lebih 26 tahun. 

Kondisi air, tanah, dan udara yang sudah tercemar juga menyebabkan dampak negatif bagi masyarakat. Tidak sedikit bayi yang terlahir cacat dan mengalami kerusakan otak, dan juga adanya gangguan yang terjadi pada kulit, pencernaan, dan saluran pernapasan bagi penduduk yang mengkonsumsi air yang sudah tercemar.

3. Pencemaran Merkuri di kalimantan, Indonesia

Credit : Boyhaqie/Mongabay Indonesia

Kalimantan merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki tambang emas ilegal. Banyak dari penambang ilegal yang memanfaatkan merkuri sebagai salah satu bahan yang digunakan untuk mendulang emas. Logam merkuri sengaja ditambahkan ke dalam lumpur yang berasal dari dasar sungai yang mengandung emas. Logam merkuri dan emas ketika berinteraksi akan membentuk sebuah amalgam, dari amalgam ini emas dapat dipisahkan dari merkuri melalui proses pemanasan.

 

Padahal merkuri merupakan salah satu limbah dengan kategori limbah B3 yang berdampak buruk bagi lingkungan sekitar, baik hewan, tumbuhan dan juga manusia. Orang orang yang secara langsung berinteraksi dengan merkuri tanpa adanya pengetahuan mendasar mengenai bahaya merkuri akan berpotensi mengalami gangguan kesehatan. Mulai dari gangguan saraf, pencernaan, kekebalan tubuh, paru paru, dan juga ginjal. Bahkan jika berinteraksi dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan penyakit yang lebih fatal seperti gangguan kognitif dan motorik, gagal ginjal, bahkan kanker kulit.

4. Polusi Timbal di Tianying, Cina

Pencemaran timbal dunia
Credit : acidcow.com

Cina merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. Dengan tingginya angka penduduk, maka akan berdampak kepada kebutuhan kebutuhan dasar dunia industri, salah satunya adalah kebutuhan akan timah. Tianying merupakan salah satu daerah di provinsi Anhui yang menjadi pusat industri dan pengelolaan timbal yang menunjang hampir setengah kebutuhan timah di negara tersebut.

 

Namun dengan tingginya tingkat produksi di daerah tersebut, membuat beberapa industri industri skala kecil yang membandel tidak memperhatikan konsentrasi timbal yang dihasilkan sebagai hasil dari proses produksi. Diperkirakan tingkat konsentrasi timbal yang mencemari lingkungan berkisar pada 8,5 – 10 kali lebih tinggi dibanding standar kesehatan nasional negara tersebut.

 

 

Sebanyak 140.000 orang berpotensi keracunan dari adanya pencemaran timbal tersebut. Diketahui bahwa adanya dampak negatif dari keracunan timbal, salah satunya adalah gangguan saraf, gangguan perkembangan otak, sulit berkonsentrasi, dan pada akhirnya dapat merusak fungsi organ organ tubuh seperti jantung, usus, ginjal, dan lainnya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email