Teknologi Chip, Kunci Revolusi Industri 4.0

Chip Semiconductor

Tepat 1 tahun lalu Covid-19 masuk ke Indonesia dengan ditandai oleh terkonfirmasinya kasus pertama di Depok, Jawa Barat. Hingga hari ini, sudah 115 juta jiwa diseluruh dunia terinfeksi dengan 2,5 juta jiwa meninggal dunia. Di Indonesia sendiri, 1,3 juta jiwa terinfeksi dan 36 ribu jiwa meninggal. Covid-19 telah merubah tatanan kehidupan umat manusia terutama dalam hal penggunaan teknologi. Faktanya, keberadaan pandemi Covid-19 semakin mempercepat Revolusi Industri 4.0. Salah satu teknologi yang begitu krusial dalam Industri 4.0 adalah Teknologi Chip.

China, salah satu raksasa industri dan teknologi dunia mengambil langkah konkret terhadap pengembangan industri Chip. Hal ini dilakukan China sebagai buntut dari perang dagang dengan AS yang melarang mereka mengakses teknologi Chip AS. Setidaknya terdapat 90 perusahaan yang telah mengajukan permohonan bersama untuk membentuk Komite Teknis Standarisasi Sirkuit Terpadu Nasional guna mendorong teknologi dan industri chip yang handal, mampu bersaing serta tidak tergantung dengan Negara manapun. Salah satu raksasa teknologi China, Tencent, berinvestasi sebesar Rp 3,84 Triliun untuk pengembangan teknologi chip. Hal ini jelas menggambarkan bagaimana krusialnya teknologi ini.

Chip Board

Credit : freepik

Chip

Chip atau dapat juga disebut dengan Integrated Circuit merupakan komponen elektronik yang terbuat dari material semikonduktor. Chip umumnya digunakan sebagai memori pada perangkat elektronik seperti Smartphone, Smart TV  bahkan electric vehicle. Chip bersifat Random Acces yang datanya dapat diakses dalam waktu yang tetap namun tidak terpengaruh oleh lokasi data tersebut pada memori. Hal ini membuat Chip mampu mengakses data secara lebih cepat.

Pada sebuah Chip, setiap Bit data biner tersimpan dalam suatu Sel Memori. Sel Memori tersebut merupakan satu bahkan rangkaian dari beberapa transistor. Sel-sel memori dikelompokan dalam satuan kecil yang disebut kata dan mampu diakses bersama dengan alamat memori tunggal.

Silikon

Silikon dalam bentuk mineral merupakan yang terbanyak di muka bumi. Setidaknya, 90% kerak bumi tersusun atas mineral dengan kandungan Silikon. Material inilah yang merupakan material yang semikonduktor yang paling umum dijadikan sebagai chip. Silikon dengan kemurnian paling tinggi ditemukan pada batu kuarsa. Adapun kuarsa yang paling murni ditemukan Carolina Utara, AS. Di Indonesia, pasir kuarsa dengan kemurnian yang tinggi ditemukan di Kepulauan Bangka Belitung serta Kalimantan Tengah.

Proses pembuatan chip dari silikon dimulai dengan melebur silikon powder pada temperatur 1400 oC lalu mencetaknya menjadi cylindrical ingot. Proses pencetakan silikon menjadi ingot akan menentukan struktur kristal dari silikon itu sendiri. Struktur yang diharapkan terbentuk ialah monokristalin. Selanjutnya Silikon akan dipotong menjadi disk yang disebut dengan wafer. Wafer inilah yang akan menjadi circuit dari Chip.

Bagaimana dengan Indonesia ? Dengan potensi pasir kuarsa yang dimilikinya, mampukah Indonesia menjadi produsen Chip ?  

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email