Pengguna internet dibuat gempar oleh aplikasi bernama My Heritage yang memiliki fitur untuk membuat foto lawas dari seseorang dapat bergerak. Aplikasi ini bisa ubah foto jadi seolah hidup gitu sobat elgie. Mengapa bisa seperti itu? Itulah yang dinamakan teknologi Deepfake.

Deepfake adalah teknologi yang memetakan wajah seseorang ke cuplikan orang lain. Deepfake sendiri juga termasuk salah satu bentuk kecerdasan buatan (AI) yang memiliki algoritma deep learning.

Credit: Freepik

Hanya membutuhkan video/gambar target untuk teknologi deepfake ini dapat bekerja. Sangat mudah sekali bukan.

Sebernarnya My Heritage sendiri memiliki banyak fitur lainnya mengingat ini adalah aplikasi yang berfungsi untuk mengetahui silsilah keluarga dan sejarah terkait nenek atau kakek moyang para pengguna.

Namun banyak pengguna yang lebih terpukau dan tertarik dengan fitur deep fake yang ada di aplikasi tersebut. Hal tersebut tidak heran karena saat ini akses terhadap software deepfake sendiri masih sulit dan gagal login.

Para pengguna memanfaatkan fitur deepfake untuk membuat wanita di lukisan monalisa bergerak, mumi firaun bergerak hingga mengobati rasa rindu terhadap orang yang telah meninggal.

Teknologi deep fake juga bisa digunakan untuk membuat wajah pria atau wanita menjadi ganteng dan cantik yang dibuat oleh kecerdasan buatan. Untuk lebih spesifik, aplikasi itu menggunakan Generative Adversarial Networks (GAN).

Generative Adversarial Networks bisa membuat wajah baru pengguna yang terlihat seperti asli. GAN ini bisa dilatih dari gambar sampel sebelumnya, hanya teknologi deep fake ini mempunyai dampak buruk loh sobat elgie.

Teknologi ini lebih kejam dari pada hoax karena mampu memanipulasi wajah atau gambar seolah-olah nyata namun ada sisi positif apabila digunakan dengan bijak. Bagaimana menarik bukan? Nantikan artikel menarik lainnya hanya di elgie.id

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email