LIDAR

Setiap tahunnya, trend penggunaan mobil listrik selalu mengalami kenaikan. Pada tahun 2018, penjualan mobil listrik naik 65% dari tahun sebelumnya. Di tahun 2021, penjualan Mobil listrik ditargetkan meningkat sebesar 70% dibandingkan dengan tahun 2020. Selain ramah lingkungan dan hemat energi. Daya tarik kendaraan listrik terdapat pada penggunaan teknologi yang ada didalamnya. Salah satunya adalah teknologi kemudi otomatis. Teknologi yang paling berperan dalam kemudi otomatis ini adalah LIDAR.

Apa itu LIDAR ?

LIDAR atau Light Detection and Ranging adalah sebuah teknologi peraba optik jarak jauh dengan memanfaatkan pulse cahaya objek yang berada disekitar untuk menemukan dan menentukan jarak beserta informsi lain dari objek tersebut. Pulse cahaya yang dipancarkan oleh objek akan dipantulkan ke sensor. Jarak objek dapat diketahui dengan waktu pulse cahaya yang dipantulkan objek. Cara kerja ini mirip dengan gelombang radar, tapi yang menjadi pembeda adalah media pembawa informasi. Jika gelombang radar menggunakan gelombang radio, sementara pada LIDAR menggunakan cahaya berupa sinar laser.

Kegunaan

Di awal kemunculannya, LIDAR dipakai untuk pemetaan topografi, arkeologi dan konstruksi. Selanjutnya, penggunaan LIDAR semakin meluas, mulai dari agrikultur, smarphone bahkan kendaraan listrik. Pada kendaraan listrik LIDAR memiliki peranan penting dalam teknologi kendali otomatis.

Prinsip kendali otomatis pada kendaraan listrik terdapat pada 3 hal yaitu Sensing/Scanning, Analyzing dan Reacting. LIDAR berperan pada prinsip yang pertama yaitu Sensing/Scanning. Sensing/Scanning merupakan kemampuan untuk menentukan kondisi disekitar kendaraan. Data hasil Sesing kemudian dianalisa untuk selanjutnya ditentukan mengenai reaksi apa yang akan dilakukan.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email