Green Industry Dan Ketangguhan Ekonomi

green industry
Credit : Freepik

Industri-industri di Indonesia sekarang ini sedang mengalami pertumbuhan. Tercatat pertumbuhan industri manufaktur di Indonesia pada tahun 2019 sebesar 5,3%. Hal ini tentu akan menjadi sebuah angin segar bagi perekonomian bangsa dan negara. Namun disisi lain proses eksploitasi sebuah industri yang berlebihan tidak jarang memberikan dampak negatif terhadap permasalahan lingkungan. Aspek green industry pada hal ini memegang peran yang krusial dalam keberlangsungan kehidupan industri industri yang ada di Indonesia.

Industri hijau merupakan sebuah filosofi yang muncul akibat dari adanya usaha preservasi dan perlindungan terhadap sebuah lingkungan hidup. Dalam aplikasinya, industri hijau bertujuan untuk menciptakan sebuah kestabilan antara kehidupan industri dan juga lingkungan. Selain itu manfaat lainnya adalah untuk memperbaiki lingkungan hidup, menciptakan sebuah lapangan pekerjaan, melakukan efisiensi penggunaan energi, mempromosikan kestabilan pembangunan ekonomi, serta meningkatkan wawasan masyarakat terhadap pentingnya kelestarian sebuah lingkungan.

Umumnya industri industri berskala besar sudah mempertimbangkan aspek industri hijau dalam kegiatan sehari hari mereka. Perencanaan dan perhitungan yang matang, serta ditunjang dengan sistem dan teknologi yang mumpuni membuat industri industri besar saat ini dapat merealisasikan apa itu filosofi dari industri hijauNamun tidak jarang industri industri berskala kecil masih belum memahami filosofi dari industri hijau. Pengetahuan yang masih minim serta perencanaan dan pengelolaan yang tidak tepat merupakan salah satu faktor penyebab gagalnya penerapan dari konsep green industry itu sendiri.

Sedangkan industri hijau bisa menjadi sebuah solusi dari masalah pandemi yang sedang dihadapi saat ini. Jika dilihat dari satu sisi yaitu dari biaya operasional yang dikeluarkan maka dengan menerapkan green industry dengan optimal akan dapat meminimalisir pengeluaran biaya terhadap hal hal yang sebenarnya tidak diperlukan.

Umumnya pengelolaan green industry mencapai beberapa aspek sebagai berikut :

  1. Melakukan pembuatan dokumen lingkungan pada tahap perencanaan sebuah proyek

  2. Berupaya melakukan efisiensi penggunaan sumber daya alam melalui langkah 3R

  3. Memetakan pengelolaan aspek lingkungan di bagian input-proses-output untuk masing masing sub bidang/kegiatan

  4. Bertanggung jawab terhadap aspek lingkungan pada saat proses pelepasan dengan tidak melebihi ambang batas yang telah ditetapkan

  5. Bertanggung jawab terhadap peluang terjadinya sebuah kondisi darurat akibat adanya proses pelepasan ke lingkungan hingga ke tahap pengendalian dan pemulihan lingkungan.

Berdasarkan pemaparan diatas maka industri hijau dapat menjadi sebuah alternatif yang dapat dilakukan untuk dalam keberlangsungan sebuah ekonomi yang ada di sebuah negara di masa depan. Dan juga green industry memberikan dampak yang positif bagi keberlangsungan sebuah ekosistem lingkungan tempat dimana kita manusia tinggal. 

Selain itu dengan menerapkan green industry secara tidak langsung dapat menciptakan sebuah industri yang solid dan kokoh dari berbagai jenis krisis, baik itu krisis energi, krisis sumber daya alam dan juga sumber daya manusia karena telah melalui berbagai tahapan kajian yang telah dilakukan di awal perencanaan sebuah kegiatan industri.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Green industry merupakan sebuah filosofi yang muncul akibat dari adanya usaha preservasi dan perlindungan terhadap sebuah lingkungan hidup. Dalam aplikasinya, green industry bertujuan untuk menciptakan sebuah kestabilan antara kehidupan industri dan juga lingkungan. Selain itu manfaat lainnya adalah untuk memperbaiki lingkungan hidup, menciptakan sebuah lapangan pekerjaan, melakukan efisiensi penggunaan energi, mempromosikan kestabilan pembangunan ekonomi, serta meningkatkan wawasan masyarakat terhadap pentingnya kelestarian sebuah lingkungan.

Green industry merupakan sebuah filosofi yang muncul akibat dari adanya usaha preservasi dan perlindungan terhadap sebuah lingkungan hidup. Dalam aplikasinya, green industry bertujuan untuk menciptakan sebuah kestabilan antara kehidupan industri dan juga lingkungan. Selain itu manfaat lainnya adalah untuk memperbaiki lingkungan hidup, menciptakan sebuah lapangan pekerjaan, melakukan efisiensi penggunaan energi, mempromosikan kestabilan pembangunan ekonomi, serta meningkatkan wawasan masyarakat terhadap pentingnya kelestarian sebuah lingkungan.

Green industry merupakan sebuah filosofi yang muncul akibat dari adanya usaha preservasi dan perlindungan terhadap sebuah lingkungan hidup. Dalam aplikasinya, green industry bertujuan untuk menciptakan sebuah kestabilan antara kehidupan industri dan juga lingkungan. Selain itu manfaat lainnya adalah untuk memperbaiki lingkungan hidup, menciptakan sebuah lapangan pekerjaan, melakukan efisiensi penggunaan energi, mempromosikan kestabilan pembangunan ekonomi, serta meningkatkan wawasan masyarakat terhadap pentingnya kelestarian sebuah lingkungan.