Selamat datang di masa depan, Kawan!

Olimpiade Hidrogen? Seperti asing di dengar, namun ini merupakan nama lain dari Olimpiade Tokyo. Salah satu perhelatan akbar yang dinanti-nanti, akibat dari  pandemi COVID-19 sempat membuat acara olahraga termegah dan terbesar sedunia ini tertunda, akan tetapi pada tahun 2021 akhirnya kita bisa menonton dan mendukung Greysia Polii dan Aprilia Rahayu dari rumah masing masing. Kita beruntung masih bisa melihat mereka menangis haru, setelah gigih mati-matian merebut Medali Emas dari pasangan pebulutangkis wanita China Tiongkok.

Dikutip dari Scientific American, Sebelum ditunda ke tahun ini, Olimpiade Tokyo 2020 disebut oleh beberapa orang sebagai “Olimpiade Hidrogen” karena pada tahun 2019 rencana penyelenggara untuk memberi daya pada sebagian besar infrastruktur acara dengan gas yang bersih hidrogen. Seratus bus bertenaga sel bahan bakar hidrogen (FUEL CELL) dan 500 mobil bertenaga hidrogen rencananya pada saat itu akan digunakan untuk mengangkut staff dan para atlet dari Desa Olimpiade, tempat menginap para atlit sebelum mereka ke tempat bertanding.

Ada beberapa hal menarik yang tidak kita sadari menjadi bagian dari perhelatan akbar olahraga dunia ini, salah satunya adalah mungkin kebanyakan dari kita baru menyadari bahwa pada olimpiade Tokyo 2020 ini, 90 persen dari medalinya terbuat dari barang perlengkapan elektronik  bekas yang telah diolah kembali dengan proses yang dikenal dengan Urban mining.

Source: fchea.org

Bahkan obor dan kuali Olimpiade yang ikonik diatur untuk dinyalakan dengan api bertenaga hidrogen. Menurut penyelanggara dan pemangku kepentingan di Jepang, Olimpiade ini akan menjadi titik fokus untuk menunjukkan keseriusan Jepang dalam meningkatkan penggunaan hidrogen demi menjadi negara bebas karbon pada tahun 2050.

Source: Deezen

Pada realisasinya, rencana Olimpiade hydrogen berubah, mobil bus yang bertenaga hydrogen dikurangi dari rencana awal  100 bus, begitupun desa Olipmpiade, hanya satu bangunan yang benar-banar dinyalakan oleh tenaga hydrogen. Hal ini terjadi karena krisis iklim yang terjadi, dan juga efek dari wabah COVID-19.

COVID-19 mengubah segalanya. Anda mungkin pernah mendengar berita tentang kenaikan harga mobil bekas karena orang tidak bisa mendapatkan mobil baru—karena ada gangguan pasokan yang disebabkan oleh COVID. Efek riaknya terus berdampak besar pada semua jenis industri dengan cara yang tidak terduga yang tidak dapat dipersiapkan oleh siapa pun. Oleh sebab itu pemerintah Jepang mengubah rencana awal mereka untuk menjadikan Olimpiade Jepang merupakan Olimpiade Hydrogen.

Bagaimana menarik bukan? Nantikan artikel menarik lainnya hanya di elgie.id

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email